Okupasi terapi dan Down Syndrome
Karena kemarin hari Kamis tanggal 21 maret
memperingati hari Down Syndrome di dunia, sekarang kita akan bahas penanganan
Okupasi Terapi pada anak dengan down syndrome.
![]() |
| source: google |
Pasti dari kalian semua pernah
ketemu sama anak – anak yang istimewa ini, nah kalian sendiri gimana sikapnya
ke mereka? Baik kah atau memandang buruk kah? Sejatinya mereka sama dengan anak
– anak yang lain hanya saja mereka punya keistimewaan tersendiri. Dan gak ada
salahnya kalo kita mencoba menjalin pertemanan bersama anak anak dengan down
syndromeJ
![]() |
| source: 123rf |
Sekarang aku bakal jelasin gimana
peran seorang okupasi terapi dengan anak Down Syndrome.
Okupasi terapi berkerja membantu
anak dengan down syndrom menguasai keterampilan untuk dapat menjalankan
aktivitas perawatan diri, seperti makan,
mandi, atau juga kegiatan bermain dan bersantai secara mandiri.
Teknologi canggih dan pendidikan
yang maju jaman sekarang telah mendukung untuk mengembangkan terapi menjadi
lebih baik lagi dan menjadi peluang yang besar bagi anak Down Syndrome. Hal ini membuat harapan hidup juga meningkat
pesat setelah beberapa tahun terakhir.
Banyak anak dengan Down Syndrome telah membuktikan bahwa mereka juga bisa berpartisipasi dalam kegiatan sekolah,
membuat prestasi di lingkungan sosial dan tentunya menjalani hidup dengan
mandiri.
Jika telah terdiagnosis dengan
Down Syndrome sejak dini harus segara intervensi terapi untuk mencapai potensi
diri mereka dalam kehidupan sehari – hari
Selama masih pada masa bayi,
terapis akan melatih otot-otot yang lemah seperti di pipi, lidah, dan bibir
mereka.
Kalau sudah memasuki masa
anak-anak terapi akan berfokus pada penguasaan keterampilan motorik untuk
kemaandirian, fokus pada kekuatan otot
gerak pada persendian serta visual dan auditori nya.
Memasuki masa sekolah, kita akan
berfokus bagaimana dia bersosialisasi bersama teman sebaya nya, dan juga
keterampilan menulis, atau bisa juga keterampilan dalam menggunting kertas
tidak lupa fokus perawatan diri seperti memakai seragam sekolah sendiri tanpa
bantuan orang lain. Dan yang penting adalah kita akan meningkatkan fokus mereka
sehingga mereka mengerti pada instruksi yang diberikan orang lain atau dalam
mengerjakan tugas sekolah.
Selain itu, adaptasi dalam ruang
kelas juga sangat penting untuk mengoptimalkan kinerja mereka, seperti posisi kursi dan meja.
Nah kalo sudah masuk masa dewasa
gimana? Kita akan membantu mereka menemukan keterampilan yang ada pada diri
mereka. Ini bertujuan untuk menumukan pekerjaan yang produktif dan dia juga bisa berpartisipasi dalam pemeliharaan kesehatan.
Okupasi Terapi berharap bisa membantu anak dengan Down
Syndrom dapat menjalani hidup mereka semaksimal mungkin.
source: https://www.aota.org/About-Occupational-Therapy/Professionals/CY/Articles/Down.aspx


Komentar
Posting Komentar